Overview
HSES App adalah platform digital untuk mendukung proses Health, Safety, Environment & Security pada operasional perusahaan skala besar.
Platform ini dirancang untuk menggantikan proses manual dan fragmented workflow menjadi sistem terintegrasi yang dapat digunakan oleh user lapangan maupun tim operasional melalui mobile dan web application.
The Challenge
Proses HSE melibatkan banyak aktivitas lapangan, approval, dokumentasi, foto, laporan, serta data operasional yang harus tetap akurat dan mudah ditelusuri.
- Proses pelaporan hazard yang harus cepat dan mudah digunakan di lapangan.
- Pengelolaan workflow dan aktivitas OSM.
- Proses commissioning dengan dokumen dan evidence.
- Kebutuhan export data dalam jumlah besar.
- Pengelolaan attachment dan document storage.
- Reliability untuk aplikasi yang digunakan dalam operasional sehari-hari.
- Backend architecture dan infrastructure yang stabil untuk kebutuhan enterprise.
My Role
Saya terlibat dalam pengembangan dan technical direction HSES App, mencakup backend architecture, mobile application, web application, deployment, infrastructure troubleshooting, performance improvement, serta integrasi storage.
Saya juga menangani berbagai kebutuhan production seperti troubleshooting service, migration strategy, document storage architecture, deployment workflow, serta optimasi proses reporting.
Core Modules
OSM
Modul untuk mendukung aktivitas operational safety management dan berbagai workflow terkait pekerjaan lapangan.
Hazard Management
Memungkinkan user melaporkan hazard secara langsung dari mobile application. Flow dirancang agar proses reporting dapat dilakukan dengan cepat sehingga user lapangan tidak perlu melalui terlalu banyak langkah. Fitur seperti Hazard Quick Capture membantu mempercepat proses pencatatan kondisi berbahaya di lapangan.
Commissioning
Modul untuk mendukung proses commissioning, termasuk pengelolaan data, dokumen, evidence, serta tracking aktivitas terkait.
Mobile Experience
Mobile application dikembangkan menggunakan Flutter dengan fokus pada usability untuk pengguna lapangan.
- Simplified navigation
- Hazard Quick Capture
- Scan ID / KIMPER
- Date filtering pada commissioning
- Improved Android navigation behaviour
- Dark & light mode
- Modernized UI untuk meningkatkan readability dan usability
A simpler field experience
Tujuannya adalah membuat aplikasi enterprise tetap terasa sederhana meskipun workflow bisnis di belakangnya cukup kompleks.
Backend & Data Processing
Backend menggunakan NestJS dan PostgreSQL untuk mengelola business logic, API, workflow, dan data operasional.
Salah satu tantangan teknis adalah proses export dataset dengan volume besar. Untuk menghindari memory spike dan timeout, mekanisme export dikembangkan menggunakan pendekatan streaming dan pagination, sehingga data dapat diproses secara bertahap dibandingkan memuat seluruh dataset ke memory. Background process juga digunakan untuk menangani proses export yang lebih berat.
Document Storage Architecture
Dokumen dan attachment awalnya tersimpan pada server storage. Seiring berkembangnya aplikasi, storage architecture dimigrasikan menuju Amazon S3 untuk meningkatkan scalability dan reliability.
Storage menggunakan structured object key berdasarkan module dan entity, misalnya commissioning / year / month / document dan osm / incident / task / attachment.
Migration dilakukan dengan pendekatan reconstruct-on-read, sehingga aplikasi dapat tetap membaca dokumen lama sambil menggunakan storage architecture baru tanpa membutuhkan big-bang migration. Pendekatan ini membantu migration dilakukan dengan risiko minimal terhadap production system.
Infrastructure & Reliability
Platform dijalankan menggunakan containerized services dan reverse proxy. Reliability menjadi salah satu concern penting karena aplikasi digunakan sebagai bagian dari operational workflow.
- Docker deployment
- Nginx routing
- Application load balancer
- Backend service redundancy
- S3 integration
- KMS encryption
- Production troubleshooting
Engineering Highlights
Salah satu karakteristik utama project ini adalah banyaknya pekerjaan yang berada di antara software engineering dan production engineering.
- Scalable export processing
- Migration dari local/EBS storage ke object storage
- Compatibility terhadap historical documents
- Troubleshooting application load balancer
- Encrypted S3 storage
- Containerized backend deployment
- Improvement terhadap mobile field experience
Outcome
HSES App berkembang menjadi platform digital yang menghubungkan aktivitas HSE di lapangan dengan sistem backend dan management reporting.
Dengan sistem ini, proses safety reporting, hazard management, commissioning, document management, dan operational monitoring dapat dilakukan melalui satu digital ecosystem.
Project ini menunjukkan bagaimana mobile engineering, backend architecture, cloud infrastructure, dan enterprise workflow design dapat dikombinasikan untuk membangun aplikasi yang digunakan dalam critical operational environment.
Designing an Enterprise Safety App for Field Operations
How to design an enterprise safety app for hazard reporting, commissioning, document storage, and reliable field operations.
Read the technical article



